You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
10 PHL Angkut Tumpukan Lumpur di Jl Tanah Merdeka
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

10 PHL Angkut Tumpukan Lumpur di Jl Tanah Merdeka

Sebanyak 10 Pekerja Harian Lepas (PHL) Suku Dinas Tata Air Jakarta Timur, mengangkut tumpukan lumpur hasil pengerukan saluran air di sepanjang Jalan Tanah Merdeka, Kelurahan Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, tepatnya di sebelah Gang Manunggal.

Terakhir tadi sudah saya lihat karung-karungnya sudah diangkut

Sebelumnya, keberadaan tumpukan lumpur itu dikeluhkan warga dan pengendara yang melintas. Karena selain lama tak diangkut, lumpur juga meluber ke bahu jalan.

Lurah Ciracas, Untung Purwanto mengatakan, pengangkutan itu merupakan bentuk tindak lanjut setelah ia berkoordinasi dengan Kepala Seksi Tata Air Kecamatan Ciracas. Dalam pengangkutan itu dikerahkan sedikitnya satu truk besar dan dua truk mini.

Lumpur Hasil Pengerukan Meluber di Jl Tanah Merdeka

"Terakhir tadi sudah saya lihat karung-karungnya sudah diangkut," kata Untung, Jumat (23/10).

Dikatakan Untung, di lokasi tersebut memang sedang melakukan pengerukan, pelebaran, dan pendalaman saluran. Sedimen yang dihasilkan pun cukup banyak dan sedang dalam proses pengeringan.

"Saya juga diberi wewenang menegur mandornya, kalau nggak ada mandornya, saya langsung ke kasie," tandas Untung.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1196 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1184 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye973 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye950 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye860 personBudhi Firmansyah Surapati